Maintenance yang Wajib Dilakukan Para Blogger Agar Situs Tetap Prima

Seperti halnya sebuah kendaraan, tubuh serta barang lainnya, suatu blog juga memerlukan perawatan, yang pastinya harus selalu rutin dipantau agar performanya tidak menurun.

Terdapat beberapa hal yang harus Anda lakukan ketika melakukan audit untuk blog Anda. Baik dari sisi gambar, konten, bahkan sampai bagian yang tidak terlihat seperti alt image, backlink dan masih banyak lagi. Nah, bagi Anda yang sayang dengan blog milik Anda sendiri, mari simak beberapa poin atau tisp berikut ini yang perlu diterapkan untuk menjaga atau merawat blog agar situsnya tidak kadaluarsa.

1. Mengelola Konten Secara Rutin

Sebuah rumah jika tidak dikelola dengan baik tentu akan berantakan. Seperti itu juga sebuah blog yang merupakan rumah maya pemiliknya. Salah satu tips agar blog selalu hidup yakni dengan mengisinya lewat konten-konten baru. Bisa di update setiap minggu atau bulanan. Setidaknya ada konten baru yang Anda bagikan.

Blog yang selalu di update akan membukakan peluang untuk memperoleh job, ditambah jika tulisan Anda sesuai dengan job artikel yang dibutuhkan. Kadang orang tidak ada yang sadar kalau diluar sana ada kumpulan orang yang merupakan pengunjung rutin dari blog Anda. Tentu mereka akan kecewa jika melihat isi blog Anda yang sama sekali tidak menunjukan kehidupan dan tidak ada konten baru yang bisa dinikmati.

2. Melakukan Evaluasi Rutin

Terdapat beberapa aspek yang harus dievaluasi dari blog milik Anda. Evaluasi tersebut ini sangat penting supaya blog Anda performanya tetap bagus dan update. Dibawah ini ada beberapa hal yang dievaluasi, antara lain:

  • Kecepatan SItus

Memiliki blog dengan kecepatan situs yang oke tentu akan sangat berpengaruh terhadap pemikiran pertama user yang menjungui blog Anda. Jika blog lama terbuka, para pengunjung kemungkinan akan malas untuk membaca. Nah, Anda harus mengecek lagi, apa saja sekiranya yang membuat blog Anda menjadi lemot.

Umumnya blog yang lemot itu disebab dari ukuran video dan gambar yang terlalu besar, terlalu banyak plugin yang terpasang, atau template pilihan blog Anda yang tidak mendukung.

  • Trafik Pengunjung

Hal lain yang perlu Anda cek yaitu trafik pengunjung. Anda dapat mengeceknya di Google Search Console dan Google Analytic. Lewat Google Analytic Anda dapat mengecek trafik pera pengunjung baik harian, bulanan hingga tahunan atau bahkan membandingkan trafik antar bulan juga bisa. Disini pun Anda juga dapat mengetahui jenis kelamin serta asal dari setiap pengunjung blog. Lewat tarik ini pun dapat menjadi ide atau acuan untuk membuat artikel seperti apa yang banyak dikunjungi pengguna internet.

  • Update Informasi

Pastinya ada sebuah informasi yang sudah Anda cantumkan ke dalam blog tapi sudah tidak update dengan kondisi saat ini. Supaya tidak terjadi misinformasi, dan tidak dianggap menyebarkan info yang salah. Nah, agar dapat menghindari situasi tersebut Anda harus melakukan update informasi.

3. Memeriksa Kelengkapan Komponen Blog

Kondisi ini jika Anda tidak melakukan audit segera, pasti tidak akan mengetahuinya.  Banyak orang yang tidak mengetahui karena tidak terlalu memperhatikan. Anda bisa mengeceknya menggunakan tools MOZ, nantinya Anda akan melihat banyak sekali hal-hal yang harus diganti, dibuang atau diubah.

Jadi bila blog Anda ingin terbaca mesin penelusuran, Anda perlu melakukan yang namanya optimasi, yakni dengan menerapkan strategi SEO.

Beberapa komponen yang harus ada seperti backlink internal dan juga eksternal, meta deskripsi, alt image, tag, heading dan lain-lain. Jika tidak ada salah satu diantaranya tentu akan mempengaruhi kesehatan dari blog Anda.

4. Mengecek Struktur Blog

Masih banyak orang yang tidak menerapkan konsep ini, namun demi sebuah konten sesuai dengan SEO, tentu cara tersebut harus dilakukan oleh siapapun yang memiliki blog.

Struktur blog sederhananya seperti halnya urutan isi yang Anda tampilkan di dalam konten, daftar isi. Di Pada blog ada yang namanya H1 atau dikenal dengan heading, yang biasanya digunakan untuk judul. Kemudian ada H2 atau sub-heading yang digunakan untuk sub judul serta H3 dan seterusnya.

Menurut para senior di bidang ini, struktur tersebut membantu pengunjung Anda untuk lebih mudah mengecek tulisan. Mungkin saja mereka hanya butuh konten sesuai yang diinginkan saja, itu berarti pengunjung bisa langsung memilih dari daftar isi yang tersedia. Selain itu cara tersebut juga membuat para pembaca tidak mudah lelah sebab terdapat poin-poin dari heading dan sub-heading yang Anda sajikan.

5. Memperhatikan Gambar yang Digunakan

Sebelumnya telah dijelaskan jika gambar dapat membuat blog Anda lemot. Selain itu, gambar juga bisa membantu pengguna menemukan blog Anda. Keyword bisa Anda letakkan di alt image gambar yang disediakan.

Sederhananya yaitu para pengunjung yang masuk blog karena menulis kata kunci yang mereka tulis di mesin pencarian. Nah, keyword tersebut dapat Anda taruh ketika memberi nama ke gambar yang akan Anda bagikan di blog.

Sharing is caring!