Tips Menghemat Pengeluaran Rumah Tangga Selama Pandemi

Pandemi Covid-19 mengajarkan kita untuk hidup berhemat, selalu menabung, menyiapkan dana darurat, hingga menghilangkan kebiasaan membeli barang-barang yang tidak diperlukan. Banyak pasangan suami istri yang dilanda masalah finansial karena terputusnya sumber penghasilan. Hal ini juga disebabkan oleh keputusan pemerintah yang memperpanjang PPKM hingga menghambat keberlangsungan bisnis.

Tidak sedikit dari masyarakat Indonesia yang mengalami kesulitan ekonomi selama pandemi. Nah, salah satu solusi supaya dapat bertahan di masa ini adalah belajar mengatur keuangan rumah tangga dan menghemat pengeluaran. Anda dan pasangan harus sepakat dalam hal mengelola arus keuangan rumah tangga guna memastikan dana darurat aman dan cukup dipakai untuk kebutuhan sehari-hari.

Biar Hemat Selama Pandemi, Gunakan Tips Ini

Sejak wabah virus Covid-19 menyebar luas tahun 2020 lalu, banyak masyarakat kita yang mengeluh anggaran rumah tangga mereka menjadi kacau. Sebelumnya, mereka mengira kondisi ini akan menghemat pengeluaran karena tidak perlu lagi mengeluarkan anggaran untuk transportasi maupun makan di luar. Namun yang terjadi adalah sebaliknya, anggaran belanja rumah tangga malah semakin naik setelah setahun lebih bekerja di rumah. Lalu, bagaimana cara menghemat pengeluaran rumah tangga selama pandemi?

  1.     Hitung Ulang Anggaran Pengeluaran

Lakukan perhitungan ulang terhadap anggaran pengeluaran rumah tangga. Anda harus mengetahui kebutuhan apa saja yang harus dipenuhi setiap bulan, mulai dari cicilan, investasi, dan biaya lainnya. Catat setiap kebutuhan yang harus dibeli lalu urutkan sesuai skala prioritas. Letakkan kebutuhan dasar seperti alat kesehatan dan makanan di urutan pertama, lalu diikuti dengan kebutuhan lainnya seperti cicilan dan dana investasi.

Kalau ingin berhemat, Anda dapat memotong anggaran camilan atau bahan makanan. Anda juga bisa mengambil langkah hold saat tidak ada dana untuk disalurkan ke investasi.

  1.     Alokasikan Uang untuk Tabungan dan Dana Darurat

Tingkatkan saldo tabungan dan dana darurat supaya lebih mudah mengatur anggaran rumah tangga di masa pandemi. Seperti yang kita tahu, tidak ada orang yang bisa menebak masa depan. Contohnya saat perekonomian sedang diguncang seperti sekarang, tentu sebelumnya Anda tidak pernah membayangkan sumber penghasilan akan terputus karena pandemi, bukan?

Untuk itu, Anda perlu mengubah fokus tujuan keuangan keluarga ke tabungan dan dana darurat supaya dapat bertahan sembari mencari sumber penghasilan baru. Untuk jumlah dana darurat yang perlu disiapkan keluarga idealnya dua belas kali pengeluaran per bulan. Jadi selama masa pandemi belum berakhir, sebaiknya Anda mengalokasikan anggaran rumah tangga lebih besar ke dana darurat.

  1.     Lebih Bijak dalam Membelanjakan Uang

Mulai dari sekarang, Anda harus bisa menentukan anggaran untuk keperluan yang penting dengan yang tidak. Bijaklah dalam berbelanja, ini merupakan cara efektif menekan pengeluaran keluarga. Mudahnya, Anda bisa mengkategorikan uang untuk kebutuhan yang wajib dipenuhi dan kebutuhan untuk hiburan. Misalnya belanja untuk kebutuhan pokok yaitu makanan, minuman, serta hal-hal lain yang menyangkut keberlangsungan hidup. Sedangkan untuk kebutuhan lainnya bisa diurutkan sesuai dengan tingkat kepentingan. Misalnya nongkrong bersama teman atau liburan akhir pekan bisa diganti dengan belanja kebutuhan wajib.

  1.     Evaluasi Kembali Semua Sumber Penghasilan

Kondisi keuangan rumah tangga bisa kacau apabila sumber penghasilan terputus. Apalagi selama pandemi, banyak sekali hal yang menghambat Anda untuk mengatur keuangan dengan baik karena banyaknya pengeluaran yang terduga. Meskipun saat ini Anda tidak mengeluarkan ongkos untuk makan di luar dan transportasi, namun kebutuhan seperti listrik, air dan juga internet tentu akan meningkat karena bertambahnya aktivitas di rumah.

Penurunan penghasilan dan pemotongan gaji sebagai imbas pandemi yang tak kunjung berakhir tentu juga semakin memperburuk keuangan keluarga. Penghasilan yang sedikit sudah pasti tidak dapat mencukupi pengeluaran. Untuk mengatasinya, Anda dapat mengevaluasi kembali sumber penghasilan sebelum membayar atau membeli sesuatu.

  1.     Hindari Hutang Konsumtif

Jangan tergoda mengambil cicilan atau pinjaman tanpa agunan hanya untuk memenuhi kebutuhan yang sifatnya konsumtif. Misalnya berhutang untuk belanja baju baru, sepatu untuk memenuhi gaya hidup, topi dan utang lainya saat tidak menghasilkan pemasukan. Mengambil pinjaman berarti Anda siap mempertanggungjawabkan beban biaya cicilan beserta bunganya setiap bulan. Utang konsumtif sebenarnya masih bisa dihindari, dengan demikian Anda bisa memastikan keuangan keluarga tetap sehat.

  1.     Ikut Investasi

Tidak ada salahnya Anda ikut investasi selama masa pandemi. Pasalnya, kegiatan ini dapat memberikan pasif income yang menjanjikan jika dikerjakan dengan maksimal. Untuk investasi, sebaiknya Anda memilih jenis reksadana pasar uang yang lebih stabil saat kondisi sekarang. Anda bisa mengalokasikan dana hiburan ke investasi untuk menambah sumber penghasilan.

Itulah beberapa tips menghemat pengeluaran rumah tangga selama pandemi. Ingatlah untuk selalu membelanjakan uang dengan bijak, dahulukan kebutuhan pokok daripada kebutuhan lainnya yang tidak perlu. Silahkan dipraktikkan, semoga berhasil, ya!

Sharing is caring!